Jumat, 16 Juni 2017

Game Online Yang Memiliki AI (Penulisan Softskill Bab8)

Nama    : Hendika Julbahri
Npm     : 54414736
Kelas    : 3IA20

1. Crazy Kart
Crazy Kart 2 Indonesia (CK2) adalah game ber-genre racing yang dikembangkan oleh SNDA dan diterbitkan oleh PT Lyto Datarindo Fortuna di Indonesia. Awalnya game ini bernama Crazy Kart, namun pada tanggal 18 Maret 2010, game tersebut berubah menjadi Crazy Kart 2 dengan tambahan banyak fitur baru.Agar  bisa lebih mengenal game ini, yuk lihat trailer-nya terlebih dahulu.CK2 adalah salah satu game racing online yang sangat menyenangkan. Disamping mobil yang berfriasi, karakter pada game ini juga sangat lucu. Selain itu, banyak trik yang disa digunakan ketika balapan di game ini seperti drift, backdrift, counter steering, jalan pintas dan beberapa lainnya. Kemudian ada banyak lintasan yang penuh dengan tantangan yang bisa dipilih. Tidak hanya balapan saja, CK2 juga menyediakan fitur Power Up agar gamers bisa menggunakan persenjataan dan support ketika melakukan balapan. Uniknya lagi, setelah berubah menjadi CK2, game ini menyediakan fitur weding untuk para pasangan di game ini.

2. RF Online
Pada Game Online RF ini terdapat AI yang dimana ketika user melakukan fight atau melawan monster yang ada di dalam game maka, monster akan melakukan serangan balik terhadap user. Game ini juga terdapat NPC atau biasa dikenal sebagai Non-Player Character yang artinya karakter tidak dikontrol oleh user dalam melakukan perintah. User juga dapat berinteraksi dengan NPC.

Refrensi :


Game Komputer Berjaringan Internet (Tugas Softskill Bab 8)

Nama    : Hendika Julbahri
Npm     : 54414736
Kelas    : 3IA20

1. Pengertian Web Game
Permainan komputer ini dimainkan melalui internet menggunakan web browser. Syarat dimana sebuah browser dapat memainkan game ini adalah browser sudah mendukung javascript, php, maupun flash. Game browser dapat diciptakan dan dijalankan menggunakan teknologi game yang menggunakan internet network sehingga game ini juga tidak hanya dapat di akses oleh penduduk lokal saja tetapi bahkan hingga keluar negri.
2. Konsep Game Web
Dalam pembuatan game dalam web, tools yang digunakan sama saja dengan pembuatan game pada umumnya. Pembuatan game yang berbasis web kita menggunakan html 5  dan javascript untuk otak dari game tersebut, Tools pendukung lainnya ialah css3, gambar, animasi, penanganan input, dan audio. Semua tools ini di implementasikan dalam html 5 dengan bahasa java.
3. Perbedaan Game Online dan Game Offline
Perbedaan game online dan offline ini kita lihat dari kekurangan dan kelibahan masing – masing game, berikut penjelasannya :
Game Online
Kelebihan
  •  Dapat berinteraksi ke pemain lain.
  • Lebih banyak yang pemakaiannya GRATIS disbanding
  •   Lebih memiliki tantangan
  • Dapat bermain secara Group/Teame
Kekurangan
  • Harus ada koneksi internet
  • Lebih memakan banyak waktu
  • Dapat menimbulkan kecanduan bermain terus-menerus tanpa memikirkan hal lain
  • Jenis game terbatas
Game Offline
Kelebihan
  • Tidak perlu koneksi ke internet
  • Memiliki grafis dan alur cerita lebih menarik
  • Lebih santai waktu memainkannya
Kekurangan
  • Cenderung cepat membosankan
  • Harus mengeluarkan kocek yg cukup banyak untuk memiliki game baru (jika ingin punya kaset sendiri)
  • Hanya bisa bermain sendiri


Refrensi :



Kamis, 25 Mei 2017

Grafik Scene Game Komputer ( Penulisan Softskill Bab 7 )

Nama   : Hendika Julbahri Arbansyah Surbakti
Npm     : 54414736
Kelas    : 3IA20

Grafik Scene Game Komputer

A. Visibility

Visibility merupakan tampilan grafik scene game pada komputer. Bagaimana sebuah game terlihat oleh user agar menarik dan berkualitas sehingga user menikmati game tersebut.
Game bertipe ini menggunakan 2 macam tipe pemodelan:

   a.       3 Dimensi object/model
ini merupakan model/object 3D yang nantinya akan dijadikan sebagai karakter utama, bangunan, object-object seperti senjata, musuh, permukaan tanah, pohon, dan bukit. Object 3D seperti ini bisa dibuat dengan menggunakan program seperti 3DS Max, Maya, Hash, dan Blender.

   b.      Dimensi graphic
Gambar 2D juga berperan dalam membuat game ini yaitu sebagai texture untuk object, sebagai latar belakang seperti langit dan pemandangan, sebagai meteran untuk nyawa dan gambar untuk speedometer pada game racing.

B. Level of Detail
Dalam komputer grafis, akuntansi untuk tingkat detail melibatkan menurunkan kompleksitas representasi objek 3D seperti bergerak menjauh dari penampil atau sesuai metrik lainnya seperti objek penting, kecepatan sudut pandang-relatif atau posisi.

Tingkat teknik detil meningkatkan efisiensi render dengan mengurangi beban kerja pada tahap pipa grafis, transformasi biasanya simpul. Kualitas visual berkurang dari model sering diperhatikan karena efek kecil pada objek muncul ketika jauh atau bergerak cepat.



Refrensi :



PENAMPILAN GRAFIK SCENE GAME KOMPUTER ( Tugas Softskill Bab 7 )

Nama : Hendika Julbahri Arbansyah Surbakti
Npm   : 54414736
Kelas  : 3IA20


PENAMPILAN GRAFIK SCENE GAME KOMPUTER
Visibility merupakan tampilan grafik scene game untuk computer. Yaitu mengenai bagaimana caranya sebuah game agar terlihat menarik oleh user dan berkualitas sehingga user menikmati game tersebut.
Pada sebuah video game terdapat istilah scene 2.5 dimensi. Pada scene 2.5 dimensi ini memiliki beberapa fitur yang tidak beda jauh dari 2 dimensi hanya saja ada beberapa fitur tambahan seperti efek cahaya, bayangan dan sebagainya yang dibuat agar seakan-akan menyerupai scene 3 dimensi. Teori 2.5 dimensi ini biasa juga disebut dengan pseudo-3D sedangkan pada istilah game lebih dikenal dengan isometric/diametric/trimetric projection.

Game bertipe ini menggunakan 2 macam tipe pemodelan yaitu :

1.      3 Dimensi Object
Ini merupakan object 3 dimensi yang nantinya akan dijadikan sebagai karakter utama, bangunan, dan object-object seperti senjata, musuh, permukaan tanah, pohon, dan bukit. Object 3 dimensi seperti ini bisa dibuat dengan menggunakan program seperti 3DS Max, Maya, Hash, dan Blender.

2.      2 Dimensi Graphic
Graphic 2 dimensi berperan sebagai texture untuk object, sebagai latar belakang seperti langit dan pemandangan, sebagai meteran untuk nyawa dan gambar untuk speedometer pada game racing.

A.    LOD (Level of Detail)
Dalam komputer grafis, untuk tingkat detail melibatkan menurunkan kompleksitas representasi obje 3D seperti bergerak menjauh sesuai matriksnya,kecepatan sudut pandang – relative atau posisi. Tingkat teknik detail pipa grafis, transformasi biasanya simpul. Kualitas visual berkurang dari model sering diperhatikan karena efek kecil pada objek muncul ketika jauh atau bergerak cepat.

Untuk konsep menggambar LOD sebagian besar waktu LOD diterapkan untuk geometri rinci, konse dasar bisa disamaratakan. Teknik LOD termasuk manajemen juga shader untuk tetap mengontrol kompleksitas pixel.


B.     Terrain
Terrain merupakan model yang sangat besar, membuat setiap pointnya secara eksplisit sangatlah tidak mungkin, maka metoda untuk mengotomatiskan pembangkitan terrain merupakan hal biasa. Ketika proses rendering, sebagian dari Terrain tertutup dan sebagian lain sangat jauh, oleh karena itu dikembangkanlah Terrain LOD algorithms. Terrain LOD itu sendiri menggunakan teknik Level of details (LOD) untuk mengontrol objek yang akan di-render. Teknik LOD mempunyai banyak jenis, salah satunya adalah Terrain LOD




C.   Hubungan Terrain LOD dengan Triangle Bintree (Binary Triangle Trees)

Hubungan Terrain LOD dengan Triangle Bintree (Binary Triangle Trees) yaitu pada bagaimana data itu dibagi pada terrain, terdapat pohon yang dikenal sebagai Triangle Bintrees (Binary Triangle Trees) dan Quadtrees. Triangle Bintrees (Binary Triangle Trees) merupakan sebuah representasi populer permukaan medan yang elevasi telah sampel pada interval jarak teratur yaitu triangulalsi subset dari titik sampel yyang terdiri dari sumbu blok,segitiga siku – siku isosceles. Triangulasi terdiri dari segitiga yang hanya memiliki tiga simpul pada batas mereka.
Gambar Triangle Bintrees 3 simpul :
Gambar Triangle Bintrees 4 simpul :

  

D.    Game Yang Mempunyai Jalan Cerita Dan Yang Mempunyai Level

 

   A.    Deus Ex: Human Revolution

Hasil gambar untuk human ex

Deus Ex: Human Revolution adalah judul ketiga dari seri Deus Ex yang dikembangkan oleh Eidos Montreal dan dirilis pada bulan Agustus 2011. Permainan ini disambut para gamer dengan pujian yang luar biasa, terutama untuk jalan cerita dan aspek-aspek dari permainan yang sangat bergantung pada keputusan yang dibuat oleh pemain.

Game futuristik bertema revolusi umat manusia di masa depan ini menawarkan empat jenis gameplay: Combat, Hacking, Stealth dan Social. Pemain dapat bebas memilih jenis gameplay yang digunakan tergantung pada situasi yang cocok. Sebagai contoh, anda bisa melewati daerah tertentu menggunakan interaksi sosial seperti bercakap-cakap dan memilih dialog yang tepat, tanpa perlu beradu tembak maupun membunuh seorang musuh pun. Pemain bahkan dapat menerima trofi khusus apabila mampu menyelesaikan permainan tanpa membunuh satu orang NPC-pun.

Deus Ex: Human Revolution adalah permainan yang sangat taktis, dan keunggulan dari jalan cerita permainan ini terletak pada tangan anda sendiri, selaku seorang gamer sekaligus tokoh utama.





   B.     Mass Effect 3

Hasil gambar untuk mass effect 3

Mass Effect adalah game trilogi RPG bertema fiksi ilmiah yang dikembangkan oleh BioWare. Semua game dalam serial ini diakui memiliki kualitas yang sangat baik secara keseluruhan. Serial ini telah merevolusi video game dari sekedar permainan menjadi sebuah media untuk bercerita, seperti layaknya menyaksikan sebuah film di mana anda bisa terlibat secara langsung dan aktif di dalamnya. Alur cerita di serial ini benar-benar fantastis, di mana anda bisa memilih untuk menjadi seorang pasukan angkasa yang baik hati, atau komandan militer yang tak kenal ampun dalam mengorbankan anak buahnya.  Ada ratusan misi yang bisa anda mainkan dalam permainan ini, dan semuanya disajikan dengan cerita yang benar-benar brilian.  Jika anda mencari sebuah  RPG dengan storyline yang memukau, maka Mass Effect 3 harus anda mainkan sesegera mungkin, sebelum serial keempatnya dirilis ke pasaran.





Refrensi :

 

 



Rabu, 17 Mei 2017

USER INTERFACE(Penulisan Bab6)

Nama    : Hendika Julbahri
NPM     : 54414736
Kelas     : 3IA20


USER INTERFACE
Antarmuka pemakai (User Interface) merupakan mekanisme komunikasi antara pengguna (user) dengan sistem. Antarmuka pemakai (User Interface) dapat menerima informasi dari pengguna (user) dan memberikan informasi kepada pengguna (user) untuk membantu mengarahkan alur penelusuran masalah sampai ditemukan suatu solusi.
User interface berfungsi untuk menginputkan pengetahuan baru ke dalam basis pengetahuan sistem pakar (ES), menampilkan penjelasan sistem dan memberikan panduan pemakaian sistem secara menyeluruh step by step sehingga user mengerti apa yang akan dilakukan terhadap suatu sistem. Yang terpenting dalam membangun user interface adalah kemudahan dalam memakai/ menjalankan sistem, interaktif, komunikatif, sedangkan kesulitan dalam mengembangkan/ membangun suatu program jangan terlalu diperlihatkan.
Terdapat dua jenis antarmuka, yaitu Command Line Interface(CLI) danGraphical User Interface(GUI).
1.      Command Line Interface(CLI)
CLI adalah tipe antarmuka dimana pengguna berinteraksi dengan sistem operasi melalui text-terminal. Pengguna menjalankan perintah dan program di sistem operasi tersebut dengan cara mengetikkan baris-baris tertentu.
Meskipun konsepnya sama, tiap-tiap sistem operasi memiliki nama atau istilah yang berbeda untuk CLI-nya. UNIX memberi nama CLI-nya sebagai bash, ash, ksh, dan lain sebagainya. Microsoft Disk Operating System (MS-DOS) memberi nama command.com atau Command Prompt. Sedangkan pada Windows Vista, Microsoft menamakannya PowerShell. Pengguna Linux mengenal CLI pada Linux sebagai terminal, sedangkan pada Apple namanya adalah commandshell.

2.      Graphical User Interface(GUI)
GUI adalah tipe antarmuka yang digunakan oleh pengguna untuk berinteraksi dengan sistem operasi melalui gambar-gambar grafik, ikon, menu, dan menggunakan perangkat penunjuk ( pointing device) seperti mouse atau track ball. Elemen-elemen utama dari GUI bisa diringkas dalam konsep WIMP ( window, icon, menu, pointing device).
Dalam desain antarmuka game terdapat beberapa elemen yang diantaranya:
1. Diegetic
Elemen user interface yang diegetik ada dalam dunia permainan (fiksi dan geometris) sehingga pemain dan avatar dapat berinteraksi dengan mereka melalui visual, audible atau haptic. Elemen UI diegetik yang dieksekusi dengan baik dapat meningkatkan pengalaman narasi untuk pemain, memberikan pengalaman yang lebih mendalam dan terintegrasi. Salah satu game yang mengimplementasikan elemen diegetic adalah Assassin’s Creed. Assassin’s Creed berhasil menggunakan banyak pola diegetic meskipun itu diatur dalam dunia sejarah karena pemain pemain menggunakan sistem virtual reality di masa depan. Jadi cerita sebenarnya futuristik daripada sejarah.
2. Meta
Gambaran yang bisa muncul dalam dunia game, namun tidak selalu divisualisasikan spasial untuk pemain.Contoh yang paling jelas adalah efek ditampilkan di layar, seperti percikan darah pada kamera untuk menunjukkan kerusakan. Contoh: Grand Theft Auto 4 Berinteraksi dengan telepon di Grand Theft Auto 4 adalah contoh menarik. Ini meniru interaksi dunia nyata – Anda mendengar dering telepon dan ada penundaan sebelum karakter dan pemain menjawabnya. Elemen UI sebenarnya itu sendiri muncul pada pesawat hub 2D, jadi itu benar-benar elemen Meta, meskipun awal interaksi yang diegetik.
3. Spatial
Elemen User Interface yang disajikan dalam ruang permainan 3D dengan atau tanpa suatu entitas dari dunia permainan yang sebenarnya (diegetik atau non-diegetik).
Fable 3 adalah contoh di mana unsur-unsur spatial yang digunakan untuk memberikan informasi lebih kepada pemain dan mencegah mereka dari melompat ke layar peta. Jejak bersinar hampir cocok dalam fiksi mengingat kualitas estetika ajaib itu tapi karakter tidak dimaksudkan untuk menyadari hal itu.
4. Non-Diagetic
Antarmuka yang diberikan di luar dunia game, hanya terlihat dan terdengar ke pemain di dunia nyata desain interface ini semuanya mengunakan visual heads-up display (HUD). semua menjadi sangat nyaman dengan penggunaan heads-up display (HUD) dalam permainan. Sistem ini memberikan informasi penting dengan cara yang cukup sederhana. Jika dilakukan dengan benar pemain bahkan tidak tahu itu ada. Mass Effect 3 menggunakan banyak Non-diegetik elemen UI untuk menginformasikan pemain senjata karakter dipilih dan kekuasaan – antara lain. Mengingat pengaturan futuristik itu saya tidak bisa membantu untuk berpikir jika beberapa informasi ini bisa telah terintegrasi ke dalam dunia game, narasi, atau bahkan keduanya.


Refrensi :


Game User Interface (Tugas Bab6)

Nama     : Hendika Julbahri
NPM     :  54414736
Kelas     :  3IA20

USER INTERFACE

Hasil gambar untuk Tampilan Awal Assassin's creed
1.     Assassin's Creed
Assassin's Creed adalah game dengan genre Action - Stealth. Game ini memiliki UI yang unik, di mana UI dibuat seminimalis mungkin sehingga pemain dapat menghayati alur cerita. Jika pemain mengaktifkan "Eagle Vision" maka tampilan game akan berubah menjadi redup dan pemain dapat membedakan AI musuh yang berwarna merah dan yang menjadi AI target akan berubah menjadi emas. Hal tersebut termasuk kedalam elemen user interface yang diegetik.

Elemen user interface yang diegetik ada dalam dunia permainan (fiksi dan geometris) sehingga pemain dan avatar dapat berinteraksi dengan mereka melalui visual, audible atau haptic.

Hasil gambar untuk counter strike
     2.     Counter Strike
Game ini adalah Game yang bergenre Action dengan tema peperangan, kelebihan dari game ini yaitu tiap user bisa bermain bersama dalam satu tim. User Interface pada game ini HUD-nya dapat dikatakan lengkap ditampilkan dengan element non-diegetik dimaksudkan bahwa UI pada game ini tidak ada dalam dunia permainan (fiksi dan geometris) melainkan dengan visualnya sendiri dan tidak melebur kedalam dunia permainan.

3.     Perbedaan Kedua Game
Dari kedua game di atas dapat disimpulkan perbedaan UI nya, Game Assassin's Creed mempunyai UI yang minimalis dan terkesan lebih hidup dibandingkan dengan game CSGO dengan komponen UI nya yang lengkap dan memakan banyak ruang pada tampilan game. UI Game Assassin's Creed juga elemennya ada yang berjenis Diegetik yaitu UI melebur kedalam dunia game sedangkan CSGO sepenuhnya non-diegetik yaitu UI dipisahkan dengan dunia game tersebut.






Minggu, 30 April 2017

Contoh Kasus Efek Positif dan Negatif Game

Nama     : Hendika Julbahri
Npm      : 54414736
Kelas     : 3IA20

A.  Contoh Kasus Efek Positif Game : Menghasilkan Uang dari Bermain Game
Seorang gadis cantik asal Jakarta yang bernama Monica Carolina atau yang lebih terkenal dengan nama Nixla atau Nixia. Nixia memiliki hoby bermain game sejak masih kecil dan baru menjadi gamer profesional sejak tahun 2008 saat masih duduk di bangku SMA. Wanita cantik ini menyukai banyak genre video game, tetapi dalam karirnya sebagai pro-gamer ia berakupansi di game FPS dan juga Dota 2. Nixla telah banyak menjuarai turnamen game baik tingkat nasional maupun internasional. Ia juga pernah membuat artikel gaming dan menjadi freelance reviewer gadget dan game di majalah CHIP. Tak luput Nixia juga pernah menjadi moderator di serangkaian forum gadget dan game. Nixia pernah menjadi reviewer produk hardware PC, awalnya dengan modal sendiri ia mencoba hardware tersebut. Tentu saja seorang gamer kawakan ia pasti akan sensitif terhadap perubahan yang ia dapatkan dari hardware yang ia pakai. Banyak hardware seperti VGA yang ia beli untuk menjadi koleksi pribadi dan beberapa juga ia jual. Dari hobi unik ini akhirnya justru membuka peluang usahanya. Banyak vendor gaming yang pada akhirnya mensponsorinya seperti MSI, NVidia, dan juga Corsair.

        Dengan mereview produk game sponsor tersebut Nixia mendapatkan PC gaming, Laptop, dan hardware secara gratis. Dan tentu saja mendapatkan gaji yang lumayan besar dari para sponsor. Setiap tiga bulan sekali Nixia mendapat gaji sebesar US$10.000 atau jika dirupiahkan menjadi  Rp 133.100.000. Gaji tersebut belum termasuk bonus dalam memenangkan pertandingan dan tentu saja PC gaming, Laptop, dan hardware yang harganya bisa mencapai puluhan ribu dollars.

B.  Contoh Kasus Efek Negatif Game : Remaja Rusia Tewas , Akibat Bermain Game 22 Hari tanpa henti
Rustam (17thn) Seorang remaja asal Rusia kecanduan bermain game tanpa henti kecuali untuk makan dan tidur. Namun, dalam satu setengah tahun terakhir, Rustam setidakna telah bermain selama 2000 jam. Jadwal harian Rustam rata-rata memainkan game selama 6,5 jam. Dan kecanduan itu semakin meningkat hingga dia bermain nyaris tanpa henti selama 22 hari yang berujung kematiannya. Penyebab kematian Rustam dikarenakan pembekuan darah yang terjadi pada orang yang mengalami patah tulang.


Refrensi :