Kamis, 25 Mei 2017

Grafik Scene Game Komputer ( Penulisan Softskill Bab 7 )

Nama   : Hendika Julbahri Arbansyah Surbakti
Npm     : 54414736
Kelas    : 3IA20

Grafik Scene Game Komputer

A. Visibility

Visibility merupakan tampilan grafik scene game pada komputer. Bagaimana sebuah game terlihat oleh user agar menarik dan berkualitas sehingga user menikmati game tersebut.
Game bertipe ini menggunakan 2 macam tipe pemodelan:

   a.       3 Dimensi object/model
ini merupakan model/object 3D yang nantinya akan dijadikan sebagai karakter utama, bangunan, object-object seperti senjata, musuh, permukaan tanah, pohon, dan bukit. Object 3D seperti ini bisa dibuat dengan menggunakan program seperti 3DS Max, Maya, Hash, dan Blender.

   b.      Dimensi graphic
Gambar 2D juga berperan dalam membuat game ini yaitu sebagai texture untuk object, sebagai latar belakang seperti langit dan pemandangan, sebagai meteran untuk nyawa dan gambar untuk speedometer pada game racing.

B. Level of Detail
Dalam komputer grafis, akuntansi untuk tingkat detail melibatkan menurunkan kompleksitas representasi objek 3D seperti bergerak menjauh dari penampil atau sesuai metrik lainnya seperti objek penting, kecepatan sudut pandang-relatif atau posisi.

Tingkat teknik detil meningkatkan efisiensi render dengan mengurangi beban kerja pada tahap pipa grafis, transformasi biasanya simpul. Kualitas visual berkurang dari model sering diperhatikan karena efek kecil pada objek muncul ketika jauh atau bergerak cepat.



Refrensi :



PENAMPILAN GRAFIK SCENE GAME KOMPUTER ( Tugas Softskill Bab 7 )

Nama : Hendika Julbahri Arbansyah Surbakti
Npm   : 54414736
Kelas  : 3IA20


PENAMPILAN GRAFIK SCENE GAME KOMPUTER
Visibility merupakan tampilan grafik scene game untuk computer. Yaitu mengenai bagaimana caranya sebuah game agar terlihat menarik oleh user dan berkualitas sehingga user menikmati game tersebut.
Pada sebuah video game terdapat istilah scene 2.5 dimensi. Pada scene 2.5 dimensi ini memiliki beberapa fitur yang tidak beda jauh dari 2 dimensi hanya saja ada beberapa fitur tambahan seperti efek cahaya, bayangan dan sebagainya yang dibuat agar seakan-akan menyerupai scene 3 dimensi. Teori 2.5 dimensi ini biasa juga disebut dengan pseudo-3D sedangkan pada istilah game lebih dikenal dengan isometric/diametric/trimetric projection.

Game bertipe ini menggunakan 2 macam tipe pemodelan yaitu :

1.      3 Dimensi Object
Ini merupakan object 3 dimensi yang nantinya akan dijadikan sebagai karakter utama, bangunan, dan object-object seperti senjata, musuh, permukaan tanah, pohon, dan bukit. Object 3 dimensi seperti ini bisa dibuat dengan menggunakan program seperti 3DS Max, Maya, Hash, dan Blender.

2.      2 Dimensi Graphic
Graphic 2 dimensi berperan sebagai texture untuk object, sebagai latar belakang seperti langit dan pemandangan, sebagai meteran untuk nyawa dan gambar untuk speedometer pada game racing.

A.    LOD (Level of Detail)
Dalam komputer grafis, untuk tingkat detail melibatkan menurunkan kompleksitas representasi obje 3D seperti bergerak menjauh sesuai matriksnya,kecepatan sudut pandang – relative atau posisi. Tingkat teknik detail pipa grafis, transformasi biasanya simpul. Kualitas visual berkurang dari model sering diperhatikan karena efek kecil pada objek muncul ketika jauh atau bergerak cepat.

Untuk konsep menggambar LOD sebagian besar waktu LOD diterapkan untuk geometri rinci, konse dasar bisa disamaratakan. Teknik LOD termasuk manajemen juga shader untuk tetap mengontrol kompleksitas pixel.


B.     Terrain
Terrain merupakan model yang sangat besar, membuat setiap pointnya secara eksplisit sangatlah tidak mungkin, maka metoda untuk mengotomatiskan pembangkitan terrain merupakan hal biasa. Ketika proses rendering, sebagian dari Terrain tertutup dan sebagian lain sangat jauh, oleh karena itu dikembangkanlah Terrain LOD algorithms. Terrain LOD itu sendiri menggunakan teknik Level of details (LOD) untuk mengontrol objek yang akan di-render. Teknik LOD mempunyai banyak jenis, salah satunya adalah Terrain LOD




C.   Hubungan Terrain LOD dengan Triangle Bintree (Binary Triangle Trees)

Hubungan Terrain LOD dengan Triangle Bintree (Binary Triangle Trees) yaitu pada bagaimana data itu dibagi pada terrain, terdapat pohon yang dikenal sebagai Triangle Bintrees (Binary Triangle Trees) dan Quadtrees. Triangle Bintrees (Binary Triangle Trees) merupakan sebuah representasi populer permukaan medan yang elevasi telah sampel pada interval jarak teratur yaitu triangulalsi subset dari titik sampel yyang terdiri dari sumbu blok,segitiga siku – siku isosceles. Triangulasi terdiri dari segitiga yang hanya memiliki tiga simpul pada batas mereka.
Gambar Triangle Bintrees 3 simpul :
Gambar Triangle Bintrees 4 simpul :

  

D.    Game Yang Mempunyai Jalan Cerita Dan Yang Mempunyai Level

 

   A.    Deus Ex: Human Revolution

Hasil gambar untuk human ex

Deus Ex: Human Revolution adalah judul ketiga dari seri Deus Ex yang dikembangkan oleh Eidos Montreal dan dirilis pada bulan Agustus 2011. Permainan ini disambut para gamer dengan pujian yang luar biasa, terutama untuk jalan cerita dan aspek-aspek dari permainan yang sangat bergantung pada keputusan yang dibuat oleh pemain.

Game futuristik bertema revolusi umat manusia di masa depan ini menawarkan empat jenis gameplay: Combat, Hacking, Stealth dan Social. Pemain dapat bebas memilih jenis gameplay yang digunakan tergantung pada situasi yang cocok. Sebagai contoh, anda bisa melewati daerah tertentu menggunakan interaksi sosial seperti bercakap-cakap dan memilih dialog yang tepat, tanpa perlu beradu tembak maupun membunuh seorang musuh pun. Pemain bahkan dapat menerima trofi khusus apabila mampu menyelesaikan permainan tanpa membunuh satu orang NPC-pun.

Deus Ex: Human Revolution adalah permainan yang sangat taktis, dan keunggulan dari jalan cerita permainan ini terletak pada tangan anda sendiri, selaku seorang gamer sekaligus tokoh utama.





   B.     Mass Effect 3

Hasil gambar untuk mass effect 3

Mass Effect adalah game trilogi RPG bertema fiksi ilmiah yang dikembangkan oleh BioWare. Semua game dalam serial ini diakui memiliki kualitas yang sangat baik secara keseluruhan. Serial ini telah merevolusi video game dari sekedar permainan menjadi sebuah media untuk bercerita, seperti layaknya menyaksikan sebuah film di mana anda bisa terlibat secara langsung dan aktif di dalamnya. Alur cerita di serial ini benar-benar fantastis, di mana anda bisa memilih untuk menjadi seorang pasukan angkasa yang baik hati, atau komandan militer yang tak kenal ampun dalam mengorbankan anak buahnya.  Ada ratusan misi yang bisa anda mainkan dalam permainan ini, dan semuanya disajikan dengan cerita yang benar-benar brilian.  Jika anda mencari sebuah  RPG dengan storyline yang memukau, maka Mass Effect 3 harus anda mainkan sesegera mungkin, sebelum serial keempatnya dirilis ke pasaran.





Refrensi :

 

 



Rabu, 17 Mei 2017

USER INTERFACE(Penulisan Bab6)

Nama    : Hendika Julbahri
NPM     : 54414736
Kelas     : 3IA20


USER INTERFACE
Antarmuka pemakai (User Interface) merupakan mekanisme komunikasi antara pengguna (user) dengan sistem. Antarmuka pemakai (User Interface) dapat menerima informasi dari pengguna (user) dan memberikan informasi kepada pengguna (user) untuk membantu mengarahkan alur penelusuran masalah sampai ditemukan suatu solusi.
User interface berfungsi untuk menginputkan pengetahuan baru ke dalam basis pengetahuan sistem pakar (ES), menampilkan penjelasan sistem dan memberikan panduan pemakaian sistem secara menyeluruh step by step sehingga user mengerti apa yang akan dilakukan terhadap suatu sistem. Yang terpenting dalam membangun user interface adalah kemudahan dalam memakai/ menjalankan sistem, interaktif, komunikatif, sedangkan kesulitan dalam mengembangkan/ membangun suatu program jangan terlalu diperlihatkan.
Terdapat dua jenis antarmuka, yaitu Command Line Interface(CLI) danGraphical User Interface(GUI).
1.      Command Line Interface(CLI)
CLI adalah tipe antarmuka dimana pengguna berinteraksi dengan sistem operasi melalui text-terminal. Pengguna menjalankan perintah dan program di sistem operasi tersebut dengan cara mengetikkan baris-baris tertentu.
Meskipun konsepnya sama, tiap-tiap sistem operasi memiliki nama atau istilah yang berbeda untuk CLI-nya. UNIX memberi nama CLI-nya sebagai bash, ash, ksh, dan lain sebagainya. Microsoft Disk Operating System (MS-DOS) memberi nama command.com atau Command Prompt. Sedangkan pada Windows Vista, Microsoft menamakannya PowerShell. Pengguna Linux mengenal CLI pada Linux sebagai terminal, sedangkan pada Apple namanya adalah commandshell.

2.      Graphical User Interface(GUI)
GUI adalah tipe antarmuka yang digunakan oleh pengguna untuk berinteraksi dengan sistem operasi melalui gambar-gambar grafik, ikon, menu, dan menggunakan perangkat penunjuk ( pointing device) seperti mouse atau track ball. Elemen-elemen utama dari GUI bisa diringkas dalam konsep WIMP ( window, icon, menu, pointing device).
Dalam desain antarmuka game terdapat beberapa elemen yang diantaranya:
1. Diegetic
Elemen user interface yang diegetik ada dalam dunia permainan (fiksi dan geometris) sehingga pemain dan avatar dapat berinteraksi dengan mereka melalui visual, audible atau haptic. Elemen UI diegetik yang dieksekusi dengan baik dapat meningkatkan pengalaman narasi untuk pemain, memberikan pengalaman yang lebih mendalam dan terintegrasi. Salah satu game yang mengimplementasikan elemen diegetic adalah Assassin’s Creed. Assassin’s Creed berhasil menggunakan banyak pola diegetic meskipun itu diatur dalam dunia sejarah karena pemain pemain menggunakan sistem virtual reality di masa depan. Jadi cerita sebenarnya futuristik daripada sejarah.
2. Meta
Gambaran yang bisa muncul dalam dunia game, namun tidak selalu divisualisasikan spasial untuk pemain.Contoh yang paling jelas adalah efek ditampilkan di layar, seperti percikan darah pada kamera untuk menunjukkan kerusakan. Contoh: Grand Theft Auto 4 Berinteraksi dengan telepon di Grand Theft Auto 4 adalah contoh menarik. Ini meniru interaksi dunia nyata – Anda mendengar dering telepon dan ada penundaan sebelum karakter dan pemain menjawabnya. Elemen UI sebenarnya itu sendiri muncul pada pesawat hub 2D, jadi itu benar-benar elemen Meta, meskipun awal interaksi yang diegetik.
3. Spatial
Elemen User Interface yang disajikan dalam ruang permainan 3D dengan atau tanpa suatu entitas dari dunia permainan yang sebenarnya (diegetik atau non-diegetik).
Fable 3 adalah contoh di mana unsur-unsur spatial yang digunakan untuk memberikan informasi lebih kepada pemain dan mencegah mereka dari melompat ke layar peta. Jejak bersinar hampir cocok dalam fiksi mengingat kualitas estetika ajaib itu tapi karakter tidak dimaksudkan untuk menyadari hal itu.
4. Non-Diagetic
Antarmuka yang diberikan di luar dunia game, hanya terlihat dan terdengar ke pemain di dunia nyata desain interface ini semuanya mengunakan visual heads-up display (HUD). semua menjadi sangat nyaman dengan penggunaan heads-up display (HUD) dalam permainan. Sistem ini memberikan informasi penting dengan cara yang cukup sederhana. Jika dilakukan dengan benar pemain bahkan tidak tahu itu ada. Mass Effect 3 menggunakan banyak Non-diegetik elemen UI untuk menginformasikan pemain senjata karakter dipilih dan kekuasaan – antara lain. Mengingat pengaturan futuristik itu saya tidak bisa membantu untuk berpikir jika beberapa informasi ini bisa telah terintegrasi ke dalam dunia game, narasi, atau bahkan keduanya.


Refrensi :


Game User Interface (Tugas Bab6)

Nama     : Hendika Julbahri
NPM     :  54414736
Kelas     :  3IA20

USER INTERFACE

Hasil gambar untuk Tampilan Awal Assassin's creed
1.     Assassin's Creed
Assassin's Creed adalah game dengan genre Action - Stealth. Game ini memiliki UI yang unik, di mana UI dibuat seminimalis mungkin sehingga pemain dapat menghayati alur cerita. Jika pemain mengaktifkan "Eagle Vision" maka tampilan game akan berubah menjadi redup dan pemain dapat membedakan AI musuh yang berwarna merah dan yang menjadi AI target akan berubah menjadi emas. Hal tersebut termasuk kedalam elemen user interface yang diegetik.

Elemen user interface yang diegetik ada dalam dunia permainan (fiksi dan geometris) sehingga pemain dan avatar dapat berinteraksi dengan mereka melalui visual, audible atau haptic.

Hasil gambar untuk counter strike
     2.     Counter Strike
Game ini adalah Game yang bergenre Action dengan tema peperangan, kelebihan dari game ini yaitu tiap user bisa bermain bersama dalam satu tim. User Interface pada game ini HUD-nya dapat dikatakan lengkap ditampilkan dengan element non-diegetik dimaksudkan bahwa UI pada game ini tidak ada dalam dunia permainan (fiksi dan geometris) melainkan dengan visualnya sendiri dan tidak melebur kedalam dunia permainan.

3.     Perbedaan Kedua Game
Dari kedua game di atas dapat disimpulkan perbedaan UI nya, Game Assassin's Creed mempunyai UI yang minimalis dan terkesan lebih hidup dibandingkan dengan game CSGO dengan komponen UI nya yang lengkap dan memakan banyak ruang pada tampilan game. UI Game Assassin's Creed juga elemennya ada yang berjenis Diegetik yaitu UI melebur kedalam dunia game sedangkan CSGO sepenuhnya non-diegetik yaitu UI dipisahkan dengan dunia game tersebut.






Minggu, 30 April 2017

Contoh Kasus Efek Positif dan Negatif Game

Nama     : Hendika Julbahri
Npm      : 54414736
Kelas     : 3IA20

A.  Contoh Kasus Efek Positif Game : Menghasilkan Uang dari Bermain Game
Seorang gadis cantik asal Jakarta yang bernama Monica Carolina atau yang lebih terkenal dengan nama Nixla atau Nixia. Nixia memiliki hoby bermain game sejak masih kecil dan baru menjadi gamer profesional sejak tahun 2008 saat masih duduk di bangku SMA. Wanita cantik ini menyukai banyak genre video game, tetapi dalam karirnya sebagai pro-gamer ia berakupansi di game FPS dan juga Dota 2. Nixla telah banyak menjuarai turnamen game baik tingkat nasional maupun internasional. Ia juga pernah membuat artikel gaming dan menjadi freelance reviewer gadget dan game di majalah CHIP. Tak luput Nixia juga pernah menjadi moderator di serangkaian forum gadget dan game. Nixia pernah menjadi reviewer produk hardware PC, awalnya dengan modal sendiri ia mencoba hardware tersebut. Tentu saja seorang gamer kawakan ia pasti akan sensitif terhadap perubahan yang ia dapatkan dari hardware yang ia pakai. Banyak hardware seperti VGA yang ia beli untuk menjadi koleksi pribadi dan beberapa juga ia jual. Dari hobi unik ini akhirnya justru membuka peluang usahanya. Banyak vendor gaming yang pada akhirnya mensponsorinya seperti MSI, NVidia, dan juga Corsair.

        Dengan mereview produk game sponsor tersebut Nixia mendapatkan PC gaming, Laptop, dan hardware secara gratis. Dan tentu saja mendapatkan gaji yang lumayan besar dari para sponsor. Setiap tiga bulan sekali Nixia mendapat gaji sebesar US$10.000 atau jika dirupiahkan menjadi  Rp 133.100.000. Gaji tersebut belum termasuk bonus dalam memenangkan pertandingan dan tentu saja PC gaming, Laptop, dan hardware yang harganya bisa mencapai puluhan ribu dollars.

B.  Contoh Kasus Efek Negatif Game : Remaja Rusia Tewas , Akibat Bermain Game 22 Hari tanpa henti
Rustam (17thn) Seorang remaja asal Rusia kecanduan bermain game tanpa henti kecuali untuk makan dan tidur. Namun, dalam satu setengah tahun terakhir, Rustam setidakna telah bermain selama 2000 jam. Jadwal harian Rustam rata-rata memainkan game selama 6,5 jam. Dan kecanduan itu semakin meningkat hingga dia bermain nyaris tanpa henti selama 22 hari yang berujung kematiannya. Penyebab kematian Rustam dikarenakan pembekuan darah yang terjadi pada orang yang mengalami patah tulang.


Refrensi :



Interaksi Fisik Dalam Teknologi Game

Nama     : Hendika Julbahri
Npm      : 54414736
Kelas     : 3IA20

Interaksi Fisik Dalam Teknologi Game
Dengan kecanggihan perangkat teknologi dan informasi saat ini tidak hanya sekedar membantu pekerjaan manusia tetapi juga menyajikan berbagai media hiburan yang mudah dijangkau oleh banyak orang. Salah satunya adalah Video game, banyak orang yang menyukai video game tidak hanya kalangan muda tetapi kalangan dewasa juga ikut memainkan video game. Disisi lain jika terlalu lama dan sering bermain game tidak menutup kemungkinan muncul sifat kecanduan. Yang mana jika kita sudah kecanduan akan berdampak pada interaksi fisik kita yang bisa saja negatif ataupun positif.
A.    Efek Fisik Positif
1.      Meningkatkan Konsentrasi
Kemampuan konsentrasi pemain game online akan meningkat karena mereka harus menyelesaikan beberapa tugas, mecari celah yang mungkin bisa dilewati dan memonitor jalannya permainan. Semakin sulit sebuah game maka semakin diperlukan tingkat konsentrasi yang tinggi.

2.      Meningkatkan Kemampuan tentang Komputer
untuk dapat menikmati permainan dengan nyaman dan kualitas gambar yang prima seorang peman game online akan berusaha mencari informasi tentang spesifikasi komputer dan koneksi internet yang dapat digunakan untuk memainkan game tersebut. Karena pengguna komputer aktif biasanya mereka juga akan belajar troubleshooting komputer dan overclocking.

3.      Meningkatkan Kemampuan Membaca
Psikolog dari Finland Univesity menyatakan bahwa game meningkatkan kemampuan membaca pada anak-anak. Jadi pendapat yang menyatakan bahwa jenis permainan ini menurunkan tingkat minat baca anak sangat tidak beralasan.
B.     Efek Fisik Negatif
1.      Mengganggu Kesehatan
Memang benar aktivitas dan gerakan fisik dapat menyehatkan tubuh. Akan tetapi dengan bermain game yang terlalu intensif dapat mengganggu kesehatan mata, karena bagaimana pun juga permainan video game memerlukan kontak langsung antara mata dan layar monitor / TV yang dapat menyebabkan kerusakan pada mata atau menurunnya daya lihat untuk efek kedepannya.

2.      Membatasi Hubungan Sosial
Pada dampak positif bermain game telah dijelaskan bahwa bermain game dapat meningkatkan hubungan sosial secara online dengan para gamer diseluruh dunia. Sebaliknya dalam hal ini justru akan membatasi hubungan sosial di kehidupan nyata mereka. Banyak sekali para pecandu game memiliki sedikit waktu untuk membina hubungan sosial di kehidupan nyata mereka sehingga kemampuan berkomunikasi dan interaksi secara fisik dan oral menjadi tidak terasah.

C.     Collision Detection
Algoritma untuk mendeteksi collision (tabrakan) sangat dibutuhkan untuk program game. Flash mulai versi 5 ke atas menyediakan method yang bernama hitTest untuk memeriksa apakah sebuah movie clip bertabrakan dengan movie yang lain. Sebelum method hitTest ini tersedia, seorang programmer Flash harus mendeteksi secara manual koordinat sebuah movie clip, apakah movie clip ini bertabrakan dengan movie clip lain. Cara ini sangat merepotkan karena harus mempertimbangkan pula ukuran movie clipnya.

D.    Dampak Positif bermain game
1.      Membuat Pola Pikir Semakin Cepat
Dampak Positif bermain game yang kedua adalah mempercepat pola piker. Bagaimana bisa? Manfaat ini akan anda peroleh jika anda sering bermain game strategi yang akan merangsang otak anda untuk mampu berpikir dengan cepat, khususnya dalam mengambil keputusan.



2.      Mengurangi Stress
Stres tidak hanya dialami oleh orang tua tetapi juga anak-anak. Beberapa orang tua terkadang menaruh harapan dan tuntutan yang sebenarnya anak-anak mereka tidak suka, misalnya terkait hobi dan belajar. Bermain game dapat menjadi jalan keluar bagi anak lepas dari tekanan untuk mengurangi tingkat stres.

E.     Dampak Negatif bermain Game
1.      Membuat Mata Menjadi Kurang Sehat
Sudah jelas sekali bahwa terlalu sering menghadap layar akan membuat mata sakit dan kurang sehat, radiasi yang diapncarkan, apaalgi jika terus menerus, mata akan sakit dan nampak buram ketika melihat. Ini dampak yang paling sering terjadi pada gamer. Bukan hanya gamer sebenarnya, untuk pekerja yang memandang layar komputer dalam waktu yang lama atau menonton televisi terlalu lama juga bisa terkena seranga ini. Dampak yang paling dekat mungkin adalah Anda harus menggunakan kacamata.

2.      Kurang tidur
Kita sering lupa dengan kebutuhan primer yang satu ini, akibatnya dampak negatif kekurangan tidur mendatangi kita, kita akan kehilangaan kantuk pada saat terlalu asyik memainkan sebuah permainan.


Refrensi :





Sabtu, 22 April 2017

Arsitektur Game Engine (Tugas Bab 4)

Nama     : Hendika Julbahri
Npm      : 54414736
Kelas     : 3IA20



1.      Pengertian Game Engine

Game engine adalah sebuah sistem perangkat lunak (software) yang dirancang untuk pembuatan dan pengembangan suatu video game. Game engine memberikan kemudahan dalam menciptakan konsep sebuah game yang akan di buat. Mulai dari sistem rendering, physics, arsitektur suara scripting, A.I, dan bahkan sistem networking. Game engine dapat dikatakan sebagai jiwa dari seluruh aspek sebuah game.

Ada banyak mesin permainan yang dirancang untuk bekerja pada konsol permainan video dan sistem operasi desktop seperti Microsoft Windows, Linux, dan Mac OS X. fungsionalitas inti biasanya disediakan oleh mesin permainan mencakup mesin render ( “renderer”) untuk 2D atau 3D grafis, mesin fisika atau tabrakan (dan tanggapan tabrakan), suara, script, animasi, kecerdasan buatan, jaringan, streaming, manajemen memori, threading, dukungan lokalisasi, dan adegan grafik. Proses pengembangan permainan sering dihemat oleh sebagian besar menggunakan kembali mesin permainan yang sama untuk menciptakan permainan yang berbeda.

Sebuah game engine dibagi lagi menjadi dua bagian besar. Yaitu API dan SDK. API ( Applicaiton Programming Interfaces ) adalah bagian operating system, services dan libraries yang diperlukan untuk memanfaatkan beberapa feature yang diperlukan. Dalam hal ini contohnya DirectX. Sementara SDK adalah kumpulan dari libraries dan API yang sudah siap digunakan untuk memodifikasi program yang menggunakan operating system dan services yang sama.

2.      Game engine mempunyai tipe-tipe diantaranya:
·         Roll-your-own game engine
·         Mostly-ready game engines
·         Point-and-click engines

3.      Macam macam Game Engine :
Game engine gratis :
1.         OGRE
2.         Irrlicht
3.         Panda3D. Contoh game-nya : Pirates of the Caribbean Online.
4.         Crystal Space
5.         jME
6.         Blender Game Engine
7.         Reality Factory
8.         The Nebula Device 2
9.         RealmForge
10.     OpenSceneGraph

Game engine berbayar :
1.         C4 Engine
2.         Torque Game Engine
3.         3DGameStudio
4.         TV3D SDK 6.5
5.         Leadwerks Engine 2
6.         Unity. Contoh game-nya : Tiger Woods PGA Tour Online.
7.         DX Studio
8.         NeoAxis Engine
9.         Visual3D.NET Game Engine
10.     Esenthel Engine


4.      Arsitektur Game Engine
Arsitek adalah pelajaran untuk membuat rancangan dari bangunan. Sedangkan  arsitektur mesin game adalah system perangkat lunak yang  dirancang untuk menciptakan dan pengembangan video game. Dapat dikatakan  bahwa arsitektur mesin game itu adalah rancangan dari sistem perangkat  lunak dari game itu sendiri.

Beberapa elemen yang terdapat dalam game engine, yaitu:

      a)      Tools/Data
Pada pengembangan game paling tidak dibutuhkan beberapa tools seperti 3d model editor, level editor dan graphics programs. Bahkan jika diperlukan, seringkali kita mengembangkan game engine tersebut dengan menambahkan beberapa code dan fitur yang diperlukan.

      b)      System
System adalah bagian dari game engine yang berfungsi untuk melakukan komunikasi dengan hardware yang berada di dalam mesin. System adalah bagian yang membutuhkan perubahan yang cukup banyak apabila dilakukan implementasi pada platform yang berbeda. Di dalam system sendiri terdapat beberapa sub system seperti graphics, input, sound, timer, configuration. System bertanggung jawab untuk melakukan inisialisasi, update dan mematikan sub system yang terdapat di dalamnya.

      c)       Console
Console dapat merubah setting game dan setting game engine di dalam game tanpa perlu melakukan restart pada game tersebut. Console biasa digunakan dalam proses debugging, seperti misalnya apabila game engine tersebut mengalami error maka kita hanya mengoutputkan error message tersebut ke dalam console tanpa harus melakukan restart.

      d)      Support
Support merupakan bagian yang sering digunakan pada system di galam game engine. Support berisikan rumus-rumus matematika yang biasa digunakan, vector, matrix, memory, file loader. Merupakan dasar dari game engine dan hampir digunakan dalam semua project game engine.

      e)      Renderer/Engine Core
Renderer/engine core terdiri dari beberapa sub yaitu visibility, collision detection dan response, camera, static geometry, dynamic geometry, particle systems, billboarding, meshes, skybox, lighting, fogging, vertex shading dan output.

      f)       Game Interface
Game interface merupakan layer antara game engine dan game itu sendiri. Berfungsi sebagai control yang bertuuan untuk memberikan interface apabila di dalam game engine tersebut terdapat fungsi yang bersifat dinamis sehingga memudahkan untuk mengembangkan game tersebut.

      g)      The Game
Game merupakan inti dari penggunaan game engine sendiri, sehingga ini tergantung bagaimana pengguna dalam mengembangkannya.

5.      Macam macam game yang menggunakan Game Engine

1.      Temple run 2
Game temple run 2 yang sangat populer di sejumlah perangkat mobile berbasis android maupun ios, sudah cukup banyak dinikmati oleh kalangan masyarakat luas.
Game ini dibuat menggunakan arsitektur game engine unity3D. Unity merupakan suatu aplikasi yang digunakan untuk mengembangkan game multi platform yang didesain untuk mudah digunakan. Unity itu bagus dan penuh perpaduan dengan aplikasi yang profesional. Editor pada Unity dibuat degan user interface yang sederhana. Unity cocok dengan versi 64-bit dan dapat beroperasi pada Mac OS x dan windows dan dapat menghasilkan game untuk Mac, Windows, Wii, iPhone, iPad dan Android.

2.      Plants vs Zombie
Game ini sangat terkenal, cara bermain game ini cukup mudah. Jadi user nantinya akan memasang formasi tumbuhan yang dia punya untuk melawan zombie. Game ini dibuat dengan arsitektur game engine blender, blender merupakan open source 3D modelling, rendering, game 3D animasi, simulasi pengembangan sistem. Blender terus ditingkatkan dengan fitur baru dan didukung oleh komunitas yang aktif. Blender tersedia untuk sejumlah sistem operasi termasuk Linux, Mac OS X, dan Microsoft Windows. Kelebihan yang dimiliki Blender adalah dapat membuat game tanpa menggunakan program tambahan lainnya, Karena Blender sudah memiliki “Engine Game” sendiri dan menggunakan “Python”. Sebagai bahasa pemograman yang lebih mudah ketimbang menggunakan C++,C, dll


Refrensi :